Kompetensi Keahlian Teknik Pemesinan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta (Jl. Pramuka No.62 Giwangan Yogyakarta 55163)

Selasa, 19 Februari 2019

SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Unggulkan 8 Kompetensi Keahlian

Siswa SMP melihat mesin CNC di bengkel Pemesinan

Guna mengenalkan dan mendekatkan Sekolah Menangah Kejuruan kepada siswa SMP, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta mengundang sebanyak 250 siswa SMP berkunjung ke kampusnya di Jalan Pramuka 62 Giwangan Yogyakarta, Jumat (15/02/2019). Para siswa SMP tersebut diajak melihat suasana kampus, kegiatan belajar mengajar, laboratorium praktik/bengkel dan lain-lain.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta Drs H Suprihandono MM mengatakan, kebanyakan siswa SMP belum mengetahui secara mendalam mengenai SMK termasuk kompetensi keahlian (jurusan) yang ditawarkan, pelajarannya seperti apa serta lapangan kerja yang akan dimasuki setelah lulus."Lewat kegiatan kunjungan ini kita ingin mengenalkan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, sehingga nanti para siswa SMP ini lebih mantap dalam memilih jurusan," terang Suprihandono.
Menurut Suprihandono, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta telah ditunjuk oleh pemerintah sebagai SMK Revitalisasi, berdasarkan Inpres No.9 tahun 2016. Artinya SMK ini dinilai berkualitas dibuktikan dengan laboratorium/bengkel yang lengkap, guru yang kompeten serta telah aktif melibatkan dunia industri dalam proses pendidikannya. "SMK Muhammadiyah 3 Yogya ini bisa dikatakan representasi SMK di DIY," ujarnya.
Dijelaskan Suprihandono, SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta memiliki 8 kompetensi keahlian yaitu Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Pemesinan, Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Audio Video, Teknik Instalasi Tenaga Listrik dan Farmasi. Masing-masing kompetensi keahlian tersebut telah menjalin kerja sama dengan dunia industri.
Keunggulan lain yang dimiliki SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, menurut Suprihandono adalah tingginya daya serap lulusan bekerja di industri mencapai 70 persen. Hal itu lantaran, setiap lulusan tidak hanya memiliki ijazah kelulusan tapi juga dibekali sertifikat kompetensi yang dikeluarkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
"Tak kalah penting para siswa juga dibekali materi Kemuhammadiyahan untuk membentuk karakter siswa yang mulia dan islami," pungkasnya

0 komentar:

Posting Komentar